Bantu Segera! Korban Longsor Desa Harkatjaya

Terkumpul Rp 103.930 dari Rp 29.905.000

0 hari lagi

Informasi Penggalang Dana

Penggalang Dana

Rumahberkat.com

Rumahberkat.com

organization account
Identitas terverifikasi
Rencana penggunaan dana
Bantu Segera! Korban Longsor Desa Harkatjaya
Bantu Segera! Korban Longsor Desa Harkatjaya

Terkumpul Rp 103.930 dari Rp 29.905.000

0 hari lagi

Informasi Penggalang Dana

Penggalang Dana

Rumahberkat.com

Rumahberkat.com

organization account
Identitas terverifikasi
Rencana penggunaan dana

Cerita

Penerima dana: Bapak Acun

Desa Harkatjaya Kabupaten Bogor dihantam tanah longsor, lebih dari 151 warganya mengungsi karena tempat tinggal hancur dan runtuh. Memasuki musim penghujan, bencana demi bencana terus saja terjadi. Bila di dataran rendah terjadi banjir, di dataran tinggi ada tanah longsor atau tanah bergerak. Keduanya meninggalkan kisah pilu bagi warga terdampak. Senin, 25 Oktober 2021 Pukul 19.00 WIB telah terjadi hujan lebat dan angin kencang di Kampung Babakan Lebak, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor sehingga mengakibatkan pergerakan tanah yang cukup parah dan mengakibatkan beberapa bangunan rumah mengalami retakan. Pada Sabtu, 30 Oktober 2021 Pukul 18.00 WIB kembali turun hujan lebat dan angin kencang dengan intensitas tinggi yang mengakibatkan terjadinya pergerakan tanah kembali, sehingga beberapa bangunan rumah mengalami kerusakan yang cukup parah dengan keretakan tanah yang meluas. 

Dampak dari pergerakan tanah tersebut mengakibatkan 38 rumah atau bangunan mengalami kerusakan, dengan 42 (empat puluh dua) Kepala Keluarga (KK) dan 151 (seratus lima puluh satu) jiwa dengan dokumen yang terlampir. Adapun bantuan dari mantan Lurah berupa lahan untuk mendirikan 11 bangunan yang berukuran 6x7 meter persegi, namun warga tidak punya bahan baku bangunan untuk mendirikan bangunan di lahan tersebut.

“Sejak mulai pergerakan tanah beberapa hari lalu, warga sudah mulai tidak berani diam di rumah, apalagi saat hujan, semalam, juga masih terasa pergerakan tanah,” ungkapnya saat menunjukan rumahnya yang rusak berat.

Tenda pengungsian juga telah disediakan tim tanggap bencana untuk warga yang diungsikan sementara waktu. Sementara bantuan logistik berupa makanan telah diterima korban terdampak pergerakan tanah.

“Memang ini rawan bencana, dari awal tahun 2020 kemarin itu sudah mulai retakan-retakan kecil. Dan yang besarnya baru kali ini,” terangnya.

#Orangtulus musibah yang terjadi secara tiba-tiba ini membuat ratusan warga yang mengungsi tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka. Warga terdampak yang kehilangan tempat tinggal karena tersapu tanah sudah tidak memiliki harta benda yang dapat mereka gunakan. 

Oleh karena itu, saat ini mereka amat membutuhkan beberapa kebutuhan pokok untuk bertahan di posko pengungsian seperti berikut ini:

Mari ulurkan tangan bersama bantu saudara kita yang menjadi korban longsor dengan cara:

Klik Tombol "DONASI SEKARANG"

Masukan Nominal yang ingin didonasikan

Pilih Bank (BNI/Mandiri/BCA/Permata/Danamon Online)

Pilih E-Money (Go-pay/Shoeepay/OVO/Linkaja)

Dapatkan laporan via email Anda

Terima kasih banyak, #orangtulus!





Kabar Terbaru
Sedang memuat
...

Do'a-Do'a #OrangTulus
Sedang memuat
...

Relawan GANA

Relawan GANA adalah pertolongan dalam bentuk pengumpulan dana dari galang dana yang sudah ada. Yuk menjadi Relawan GANA dari galang dana ini!

Sedang memuat
...

Relawan Jasa

Relawan Jasa adalah pertolongan dalam bentuk aktifitas update kabar terbaru dari galang dana yang sudah ada. Yuk bantu galang dana ini!

Sedang memuat
...

Donatur
Sedang memuat
...

Bagikan