Peduli Sesama, Mari Bantu Kesembuhan Anindiya

Terkumpul Rp 70.000 dari Rp 10.000.000

0 hari lagi

Informasi Penggalang Dana

Penggalang Dana

ummami

ummami

Identitas terverifikasi
Rencana penggunaan dana
Peduli Sesama, Mari Bantu Kesembuhan Anindiya

Peduli Sesama, Mari Bantu Kesembuhan Anindiya

Terkumpul Rp 70.000 dari Rp 10.000.000

0 hari lagi

Informasi Penggalang Dana

Penggalang Dana

ummami

ummami

Identitas terverifikasi
Rencana penggunaan dana

Cerita

Penerima dana: Zhafira Anindya

Sakit yang diderita: Q90.9-Downn's syndrome,unspecified,jantung bocor,hipotiroit,gizi kurang

Perawatan: Kontor tiap bulan pengambilan obat jantung dan hipotiroit dan 2x dalam seminggu terapi di RS provinsi ntb,dan akan di lakukan oprasi jantung di rs sanglah bali

Perkenalkan nama saya Ummami, Saya adalah seorang ibu rumah tangga yang diberi kepercayaan oleh Allah memiliki anak istimewa.

Anak kami ber nama Anindiya, saat ini menderita Kelainan Genetik sejak lahir, dimana kondisi anak kami berbeda dengan anak-anak lainnya. 

Pada saat kelahiran Anindya, kami dari pihak keluarga tidak diinfokan bahwa anak kami memiliki kekurangan.

Ketika pulang dari rumah sakit, Anindya tidak pernah menangis dan meminta susu. Suatu ketika, kulit Anindya berubah menjadi kuning, dan tidak sengaja saat dimandikan kepalanya tergores Keran Air, saat itu Anindya tidak menangis. 

Karena kami orang tua baru, jadi tidak tahu harus berbuat apa ketika melihat anak kami kondisinya seperti itu. 

Kami pun langsung membawanya ke puskesmas dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit.

Setelah diperiksa bilirubinnya tinggi dan ada kelainan jantung bawaan, serta hipotiroid nya kurang dan akhirnya diagnosa Down's syndrome.

Selain itu, Berat badan Anindiya juga kurang dikarenakan Kekurangan gizi dari umur 26 hari sampai 20 bulan ini, karena tidak ada perubahan pada jantungnya selama 20 bulan.

Kami sudah berobat kemana-mana, namun belum ada perubahan juga untuk kondisi kesehatan anak kami Anindiya.

Kegiatan sehari-hari Anindya bercengkrama bareng kami sekeluarga, namun Anindiya  mudah lelah serta sesak nafas,  dan seringkali sakit berat, sehingga berat badan nya sulit naik.

Sampai sekarang anak kami sering sakit walaupun sudah berumur 21 bulan dan belum bisa berdiri, merangkak dan berjalan.

Tiap bulan Anindiya harus kontrol pengambilan obat jantung dan hipotiroid, dan sekarang sedang menunggu proses operasi jantung di Rumah sakit sanglah bali.

Sekarang Anindiya harus menjalani perawatan lanjutan ke Rumah sakit yang berada diluar daerah, dan itu membutuhkan biaya yang cukup mahal pastinya.

Kami membutuhkan biaya sebesar Rp.10.000.000, dimana dana tersebut akan kami gunakan untuk biaya obat-obatan, vitamin, dan biaya transportasi serta rawat inap anak kami Anindiya.

Kami sangat membutuhkan biaya tersebut karena perawatanya di luar daerah dan membutuhkan waktu yang lumayan sekitar 3 mingguan.

Dana yang kami miliki saat ini hanya untuk membeli kebutuhan si kecil dan belum cukup untuk keperluan berobat dan rawat inap.

Selain itu, untuk keperluan Anindiya lainnya seperti vitamin,  dan susu penambah berat badan. Dana yang kami punya tidak cukup untuk membeli semua keperluan itu karena harganya yang sangat mahal.

Saat ini saya masih tinggal bersama Ibu Mertua saya, saya dan suami saat ini belum memiliki Rumah. Pekerjaan Suami saya hanya seorang Ojek Online, dan saya hanyalah seorang Ibu rumah tangga.