Bantu Shanum Sembuh dari penyakit Wilms Tumor Kiri
Donasi terkumpul
Rp 21.442
Target penggalangan
Rp 100.000.000
1 Donasi
Penggalangan selesai
Informasi Penggalang Dana
Penggalang Dana
Sutrisno
Kotak Dana ini telah ditinjau dan disetujui untuk dipublikasikan.
Rencana Penggunaan Dana
Biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan Shanum diperkirakan sekitar Rp. 100.000.000,-. Biaya kemoterapi mencapai Rp. 50.000.000,-, sementara biaya untuk melakukan scan di Jakarta guna melihat sisa tumor di dalamnya, termasuk biaya penginapan dan transportasi.
Cerita
11 Mei 2024
Penerima dana
Shanum Almahyra
Sakit yang diderita
Susp willms tumor kiri
Dokumen Belum Terverifikasi
Lokasi
RSUP Dr. M. Djamil Padang
Penggalang Dana dan Pasien
Perkenalkan, nama saya Sutrisno. Saya adalah ayah dari Shanum Almahyra. Ketika Shanum berusia 2 bulan, perutnya mulai membengkak dan terus membesar. Kami membawanya ke rumah sakit daerah, dan dokter menyarankan untuk merujuknya ke RSUP M. Djamil Padang. Kami tinggal di Manggopoh, Lubuk Basung. Hasil diagnosa awal menunjukkan bahwa Shanum menderita neuroblastoma. Setelah menjalani dua protokol kemoterapi, pada November 2023, Shanum menjalani operasi pengangkatan tumor dan ginjal kirinya. Sampai saat ini, Shanum telah berobat di RSUP M. Djamil Padang selama 1 tahun 4 bulan.
Saya dulu bekerja di salah satu perusahaan swasta, tetapi terpaksa berhenti karena saya dan ibu Shanum harus bergantian menjaga Shanum selama kemoterapi. Kami sudah satu tahun tidak bekerja. Oleh karena itu, kami berharap mendapatkan bantuan dari Bapak dan Ibu sekalian.

Riwayat Penyakit dan Pengobatan
Ketika Shanum berusia 2 bulan, perutnya mulai membengkak dan terus membesar. Kami segera membawanya ke rumah sakit daerah, dan dokter menyarankan untuk merujuknya ke RSUP M. Djamil Padang. Shanum didiagnosis menderita neuroblastoma dan menjalani kemoterapi selama satu tahun. Pada November 2023, Shanum menjalani operasi pengangkatan tumor dan ginjal kirinya. Hasil Patologi Anatomi (P.A) menunjukkan bahwa Shanum didiagnosis dengan tumor Wilms. Sebulan setelah operasi, Shanum kembali menjalani kemoterapi hingga sekarang. Usianya kini 1,5 tahun.
Pembesaran perut Shanum membuatnya sulit bernapas. Setelah dilakukan CT scan, dia dinyatakan menderita neuroblastoma, dan pengobatannya adalah melalui kemoterapi dan operasi. Jika tidak segera dilakukan kemoterapi dan operasi, tumornya akan semakin mengganas.
Saat ini, Shanum hidup dalam keluarga yang kekurangan. Saya telah berhenti bekerja selama satu tahun untuk bergantian dengan istri saya menjaga Shanum selama kemoterapi, sementara istri saya adalah seorang ibu rumah tangga. Shanum adalah anak yang pintar dan sangat aktif setelah menjalani pengobatan. Kami sangat berharap uluran tangan dari Bapak dan Ibu sekalian untuk membantu pengobatan Shanum.

Operasi pengangkatan satu ginjal telah dilakukan demi kesembuhan Shanum. Ginjal tersebut harus diangkat karena diserang oleh tumor ganas yang membuatnya tidak berfungsi. Jika tidak diangkat, ginjal tersebut bisa rusak dan membusuk.

Ibu Shanum adalah seorang ibu rumah tangga, sedangkan ayah Shanum awalnya bekerja sebagai buruh harian lepas. Namun, selama hampir satu tahun terakhir, ayah Shanum tidak dapat bekerja karena harus bolak-balik dari rumah di Kabupaten Agam ke rumah sakit di Kota Padang.
Selama ini, biaya pengobatan Shanum kadang-kadang dibantu oleh keluarga, termasuk nenek Shanum yang berjualan di warung kecil-kecilan.

Kondisi dan Rencana Penggunaan Dana
Terkadang, Shanum terlihat gembira, tetapi jadwal kemoterapi dan prosedur pengambilan darah kadang membuatnya merasa sedikit lemah. Hal ini mungkin juga disebabkan karena Shanum hanya memiliki satu ginjal.

Kami sebagai orang tua masih berharap agar Shanum dapat sembuh sepenuhnya. Kami ingin membawa anak kami, Shanum, ke Jakarta untuk melakukan pemeriksaan guna melihat sisa tumor di dalam tubuhnya.
Sebagai ayah Shanum, saya telah berusaha mencari pekerjaan di Kota Padang. Shanum seringkali harus berada di Padang, sehingga saya telah melamar banyak lowongan kerja tanpa mendapatkan panggilan. Pendidikan saya adalah dalam bidang keamanan.
Pada minggu yang lalu, istri saya dan saya berdiskusi, saya berencana untuk pergi ke Batam mencari pekerjaan. Setelah mencari biaya transportasi, akhirnya saya mendapat pinjaman dari kakak saya. Namun, sebelum berangkat, saya diminta untuk datang ke perusahaan dalam waktu yang tidak memungkinkan bagi saya. Akhirnya, saya merasa pasrah dan memutuskan untuk tidak berangkat.

Doa dan Harapan
Kami sebagai orang tua berharap agar anak kami segera sembuh dari penyakit tumor yang menyerangnya.
"Syafakillah Laa Basa Thogur In syaa Allah"
Semoga Allah memberikan kesembuhan kepadamu, Aamiin.

Kotak Dana Selesai
Terima kasih atas dukungan Anda. Penggalangan telah ditutup.