Foto Kotak Dana: URGENT!Kembar sesak dan sulit Bernafas selama 5 tahun

URGENT!Kembar sesak dan sulit Bernafas selama 5 tahun

Donasi terkumpul
Rp 888.794
Target penggalangan
Rp 66.000.000
13 Donasi
120 hari lagi
Informasi Penggalang Dana
Penggalang Dana
Dede muhammad solihan
Penggalang dana Rumah Berkat terverifikasi
Identitas Terverifikasi
Kotak Dana ini telah ditinjau dan disetujui untuk dipublikasikan.
Rencana Penggunaan Dana
No.Rincian kebutuhanNominal
1Biaya pengobatan dan perawatanRp 50.000.000
2Kebutuhan harianRp 10.000.000
Total kebutuhan
Rp 60.000.000

Cerita

04 Mei 2025
Penerima manfaat Kotak Dana Rumah Berkat
Penerima dana
alexa sakeena raudha & alea davina raudha
Diagnosis penerima bantuan medis Rumah Berkat
Sakit yang diderita
ppok penyakit paru obstruktrif kronis
Dokumen Kotak Dana Rumah Berkat
Dokumen Terverifikasi
Lokasi penerima bantuan Rumah Berkat
Lokasi
KOTA MEDAN

Penggalang Dana dan Pasien

Perkenalkan, saya adalah orang tua dari Alexa dan Alea, sepasang anak kembar yang saat ini berusia hampir 8 tahun. Kedua putri saya menderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), sebuah penyakit yang menyebabkan gangguan pernapasan dan sering kambuh. Selama ini, saya telah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pengobatan terbaik bagi mereka. Namun, sebagai seorang buruh harian lepas yang harus menjadi ayah sekaligus ibu bagi ketiga anak saya (termasuk anak pertama yang masih berusia 10 tahun), kondisi finansial menjadi tantangan besar bagi kami. Saya berharap, melalui galang dana ini, Alexa dan Alea dapat mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan dan segera pulih, sehingga mereka bisa kembali bersekolah dan menjalani masa kanak-kanak seperti anak-anak seusia mereka. Kami sangat berharap ada hati yang tergerak untuk membantu kedua putri saya. Setiap uluran tangan akan sangat berarti bagi masa depan mereka.
Dokumentasi Kotak Dana: Perkenalkan, saya adalah orang tua dari Alexa dan Alea, sepasang anak kembar yang saat ini berusia h

Riwayat Penyakit dan Pengobatan

Awalnya, kedua anak kembar saya sering mengalami kejang-kejang (step) secara bergantian dalam beberapa bulan. Setelah itu, mereka mulai mengalami batuk yang tidak kunjung reda. Kondisi ini membuat saya khawatir, sehingga saya membawa mereka ke rumah sakit. Setelah menjalani pemeriksaan, mereka awalnya didiagnosis menderita tuberkulosis akut dan mendapatkan perawatan. Namun, seiring waktu, kondisi mereka semakin memburuk, hingga akhirnya dokter mendiagnosis mereka dengan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). Saat ini, mereka sering mengalami sesak napas, terutama pada malam hingga pagi hari. Karena keterbatasan biaya, saya hanya mampu membeli obat dari apotek dan menggunakan alat nebulizer sebagai bantuan pernapasan bagi mereka. Selain mengalami masalah pernapasan, kedua anak kembar saya juga menderita gatal-gatal pada kulit yang berair dan bernanah. Kondisi ini membuat mereka merasa tidak nyaman, sering kali mengeluh perih dan gatal yang sulit ditahan. Karena keterbatasan biaya, pengobatan untuk masalah kulit ini hanya terbatas pada penggunaan obat-obatan sederhana dari apotek. Namun, hingga saat ini, kondisi tersebut belum sepenuhnya membaik dan sering kambuh, terutama ketika sistem kekebalan tubuh mereka menurun.
Dokumentasi Kotak Dana: Awalnya, kedua anak kembar saya sering mengalami kejang-kejang (step) secara bergantian dalam bebera
Saat ini saya hanya mampu membeli obat di apotek sebagai penanganan sementara. Pengobatan ke rumah sakit, pemeriksaan oleh dokter spesialis, maupun metode pengobatan lain belum dapat dilakukan karena keterbatasan biaya.
Dokumentasi Kotak Dana: Saat ini saya hanya mampu membeli obat di apotek sebagai penanganan sementara. Pengobatan ke rumah s
Dulu saya memiliki pekerjaan tetap, namun terdampak pandemi COVID-19 dan mengalami pemutusan hubungan kerja. Setelah itu, saya berusaha bertahan dengan bekerja sebagai pengemudi ojek online. Seiring meningkatnya kebutuhan pengobatan dan perawatan anak kembar, motor yang menjadi alat kerja terpaksa dijual. Saat ini saya hanya bekerja sebagai buruh harian lepas, dan hampir seluruh barang berharga yang saya miliki telah dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pengobatan anak.
Dokumentasi Kotak Dana: Dulu saya memiliki pekerjaan tetap, namun terdampak pandemi COVID-19 dan mengalami pemutusan hubunga

Kondisi dan Rencana Penggunaan Dana

Anak kembar saya mengalami sesak napas hampir setiap malam hingga pagi hari, sehingga sangat bergantung pada alat bantu pernapasan/uap untuk meredakan kondisinya.
Dokumentasi Kotak Dana: Anak kembar saya mengalami sesak napas hampir setiap malam hingga pagi hari, sehingga sangat bergant
Saat ini kami sudah tidak memiliki tempat tinggal. Seluruh barang habis terdampak banjir. Anak kembar kami tidak memiliki obat-obatan, alat bantu pernapasan, alas untuk tidur, pakaian, serta kebutuhan dasar lainnya. Kondisi ini membuat proses pengobatan terhenti dan kesehatan anak semakin terancam. Bantuan sangat dibutuhkan untuk menyediakan tempat tinggal sementara, alat medis, kebutuhan tidur, pakaian, makanan, dan nutrisi agar anak kembar kami bisa bertahan dan melanjutkan pengobatan.
Dokumentasi Kotak Dana: Saat ini kami sudah tidak memiliki tempat tinggal. Seluruh barang habis terdampak banjir. Anak kemba

Doa dan Harapan

Harapan saya, semoga ibu, bapak, para dermawan, dan orang-orang baik yang melihat galang dana ini berkenan untuk membantu, agar anak kembar saya bisa pulih dan kembali dapat beraktivitas seperti anak-anak seusianya.
Dokumentasi Kotak Dana: Harapan saya, semoga ibu, bapak, para dermawan, dan orang-orang baik yang melihat galang dana ini be
Donasi Sekarang