Bantu Razan Melawan Meningitis TB & Hidrosefalus
Donasi terkumpul
Rp 10.000
Target penggalangan
Rp 101.000.000
1 Donasi
Penggalangan selesai
Informasi Penggalang Dana
Penggalang Dana
Fitria
Kotak Dana ini telah ditinjau dan disetujui untuk dipublikasikan.
Rencana Penggunaan Dana
Total biaya yang diperlukan untuk mendukung kesehatan Razan adalah sebesar 100 juta rupiah. Dari jumlah tersebut, 50 juta rupiah akan digunakan untuk biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh BPJS. Sementara itu, 50 juta rupiah lainnya diperlukan untuk berbagai kebutuhan penunjang kesehatan, seperti popok (pampers), susu khusus. Dana ini sangat penting agar Razan bisa mendapatkan perawatan optimal dan dukungan medis yang diperlukan selama proses pemulihannya.
Cerita
15 Oktober 2024
Penerima dana
Muhammad Razan Al rasyid
Sakit yang diderita
Meningitis TB
Dokumen Terverifikasi
Lokasi
KOTA ADM. JAKARTA BARAT
Penggalang Dana dan Pasien
Perkenalkan saya Fitria ibunda dari Muhammad Razan Alrasyid anak ketiga saya, biasa dipanggil Razan, saya berdomisili di jakarta. Razan lahir dengan normal, dan Alhamdulillah, tidak ada kekurangan apapun. Namun, ia tumbuh di lingkungan perokok aktif, meskipun ayahnya bukan perokok. Sayangnya, anak saya terkena infeksi bakteri TB, yang kemungkinan besar berasal dari tetangga kami yang telah didiagnosa dengan TB. Virus tersebut telah menyerang otaknya, sehingga dokter terpaksa melakukan operasi pemasangan VP shunt. Kami sebagai orang tua sangat sedih melihat perjuangan anak kami melawan penyakit ini. Oleh karena itu, kami memohon bantuan kepada para dermawan yang bersedia menyisihkan rezekinya untuk membantu kesembuhan anak kami. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah memberikan bantuan. Semoga Allah membalas kebaikan Anda.

Riwayat Penyakit dan Pengobatan
Razan lahir pada 29 Maret 2023 dan tumbuh normal seperti anak seusianya. Namun, pada akhir Juni 2024, muncul benjolan di bawah telinga kirinya. Setelah diperiksa di puskesmas, dokter mendiagnosisnya sebagai pembengkakan kelenjar getah bening, yang kemungkinan disebabkan oleh infeksi di telinga, hidung, atau mulut. Setelah diberi antibiotik, benjolan tersebut mengecil. Sayangnya, pada akhir Juli 2024, benjolan itu muncul kembali, dan setelah dirujuk ke RS Medika Permata Hijau, Razan didiagnosis dengan leukemia karena adanya benjolan di leher serta pembengkakan hati dan limpa. Tes darah dilakukan untuk memastikan kondisinya. Pada 22 Agustus, kondisi Razan semakin memburuk; ia tampak sangat lelah dan lebih banyak tidur, meskipun masih bisa makan dan bermain. Pada 24 Agustus, Razan mengalami kesulitan bernapas dan segera dibawa ke IGD. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, Razan didiagnosis menderita meningitis TB, dengan cairan yang menumpuk di otaknya (hidrosefalus) akibat peradangan TB. Cairan ini menekan saraf di otaknya, menyebabkan hilangnya kesadaran dan seringnya kejang.

Saat ini, Razan hanya bisa menangis jika merasa sakit atau nyeri pada tubuhnya. Ia telah menjalani operasi pemasangan VP Shunt, di mana selang dipasang di otaknya untuk mengalirkan cairan berlebih ke perut agar bisa dikeluarkan melalui urine. Razan juga harus mengonsumsi obat TBC selama satu tahun. Karena refleks menelan Razan masih sangat minim, ia minum susu dan obat melalui NGT (selang yang dipasang dari hidung ke lambung). Dokter menyarankan agar NGT ini dipasang selama satu tahun untuk memastikan obat-obatan, terutama obat TBC, dapat masuk dengan baik. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan penolakan dari Razan terhadap konsumsi obat jika tidak menggunakan NGT. Selain itu, Razan harus menjalani fisioterapi dan akupunktur secara rutin. Beberapa kebutuhan medis, seperti selang NGT yang harus diganti setiap minggu, alat feeding infus untuk minum susu, serta sepatu AVO untuk memperbaiki struktur kakinya, tidak ditanggung oleh BPJS. Kami juga memerlukan popok, underpad, dan susu khusus yang diresepkan oleh dokter, yang biayanya cukup mahal bagi kami. Kami menggalang dana untuk membantu meringankan biaya pengobatan dan perawatan Razan, serta memastikan ia bisa terus menjalani terapi dan perawatan yang dibutuhkan untuk kesembuhannya.

Sebagai orang tua, kami merasa sangat sedih melihat kondisi Razan, terlebih karena lingkungan tempat tinggal kami tidak mendukung kesehatan. Di sekitar rumah kami, ada seorang tetangga yang didiagnosis menderita TB, namun sayangnya tidak menjalani pengobatan secara teratur. Meskipun sudah diperingatkan oleh RT dan warga sekitar untuk menjaga pola hidup sehat, tetangga tersebut tetap tidak mengindahkan nasihat ini, yang menimbulkan risiko penularan penyakit bagi lingkungan sekitar, termasuk Razan. Situasi ini membuat kami semakin khawatir, karena selain harus fokus pada kesembuhan Razan, kami juga dihadapkan pada lingkungan yang berpotensi memperburuk kesehatannya. Kami berharap semua pihak dapat lebih peduli dalam menjaga kesehatan bersama, terutama dalam menghadapi penyakit menular seperti TB.

Kondisi dan Rencana Penggunaan Dana
Hingga saat ini, Razan belum sepenuhnya sadar karena masih terdapat peradangan di otaknya. Kondisi ini menghambat proses pemulihan dan membuatnya belum bisa merespons secara normal. Peradangan di otak akibat infeksi TB yang dideritanya memerlukan waktu untuk sembuh, dan hingga saat ini, kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari tim medis. Kami terus berharap agar peradangan ini dapat segera teratasi, sehingga Razan bisa pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Kami sangat membutuhkan dana untuk membantu proses penyembuhan anak kami, Razan, yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit serius.

Doa dan Harapan
Semoga anakku segera sehat dan sembuh dari penyakitnya, tanpa meninggalkan kecacatan pada tubuhnya. Aku berharap dia bisa tersenyum kembali dan berkumpul bersama keluarga seperti sedia kala.

Kotak Dana Selesai
Terima kasih atas dukungan Anda. Penggalangan telah ditutup.