Bantu Saya Berjuang Melawan Tumor Ganas di Rektum (C12)
Donasi terkumpul
Rp 10.000
Target penggalangan
Rp 7.000.000
1 Donasi
Penggalangan selesai
Informasi Penggalang Dana
Penggalang Dana
Eni Sarjiyati
Kotak Dana ini telah ditinjau dan disetujui untuk dipublikasikan.
Rencana Penggunaan Dana
Untuk bisa terus menjalani pengobatan, saya membutuhkan berbagai perlengkapan dan biaya harian yang cukup besar. Setiap dua hari sekali, saya harus mengganti kantong stoma seharga Rp40.000. Dalam sebulan, kebutuhan ini mencapai sekitar Rp1.200.000.
Selain itu, tubuh saya membutuhkan asupan gizi tambahan dari susu khusus kanker Nutrican, seharga Rp103.000 per kotak, yang habis dalam lima hari. Total kebutuhan susu ini sekitar Rp1.030.000.
Setiap kali menjalani kemoterapi dan radiasi di rumah sakit Yogyakarta, saya menempuh perjalanan dari Klaten. Biaya transportasi dan sopir untuk pulang-pergi mencapai Rp3.125.000 dalam satu periode perawatan, belum termasuk bensin sekitar Rp700.000.
Selama perawatan, saya juga memerlukan biaya makan dan minum sebesar Rp750.000, serta beberapa perlengkapan medis seperti infus (Rp60.000), salep alergi (Rp75.000), dan plester Ultrafix (Rp75.000).
Secara keseluruhan, total kebutuhan untuk satu periode pengobatan ini mencapai Rp7.015.000. Setiap bantuan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi saya untuk terus bertahan dan melanjutkan perjuangan menuju kesembuhan.
Cerita
30 September 2025
Penerima dana
Eni Sarjiyati
Sakit yang diderita
c20 Malignant neoplasm of rectum
Dokumen Terverifikasi
Lokasi
KAB. KLATEN
Penggalang Dana dan Pasien
Saya didiagnosis mengidap tumor ganas di rektum. Setelah divonis, kondisi tubuh saya sempat drop dan harus menjalani operasi. Berat badan turun drastis dari 73 kg menjadi 54 kg.
Namun setelah menjalani pemeriksaan dengan dokter hematologi onkologi, semangat saya mulai tumbuh kembali. Kini saya terus berjuang menjalani kemoterapi, perlahan berat badan naik menjadi 67 kg — tanda kecil bahwa tubuh saya masih berusaha melawan.

Riwayat Penyakit dan Pengobatan
Saya didiagnosis mengidap tumor ganas di rektum. Setelah divonis, kondisi tubuh saya sempat drop dan harus menjalani operasi. Berat badan turun drastis dari 73 kg menjadi 54 kg.
Namun setelah menjalani pemeriksaan dengan dokter hematologi onkologi, semangat saya mulai tumbuh kembali. Kini saya terus berjuang menjalani kemoterapi, perlahan berat badan naik menjadi 67 kg — tanda kecil bahwa tubuh saya masih berusaha melawan.

Saya telah menjalani operasi pengangkatan tumor serta pembuatan stoma, yaitu saluran pembuangan feses melalui perut. Setelah operasi besar itu, saya masih harus menjalani rangkaian kemoterapi dan sinar radiasi untuk mencegah sel tumor tumbuh kembali. Perawatannya panjang dan melelahkan, tapi saya terus berusaha kuat agar bisa sembuh sepenuhnya.

Saya tinggal bersama suami, anak, dan kedua orang tua yang sudah lanjut usia serta sedang sakit. Meski dalam kondisi lemah karena pengobatan, saya tetap berusaha merawat orang tua sebisanya. Suami saya sehari-hari berjualan kopi dan es teh untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Dengan keterbatasan fisik karena tangannya yang agak cacat, ia tetap bekerja keras agar kami bisa bertahan. Kehidupan kami sederhana, tapi kami saling menguatkan satu sama lain di tengah ujian ini.

Kondisi dan Rencana Penggunaan Dana
Sekarang saya sudah bisa menerima keadaan dengan hati yang lebih tenang. Perlahan kondisi tubuh mulai membaik, dan semangat untuk sembuh terus tumbuh setiap hari. Saya menjalani terapi sinar radiasi dan kemoterapi dengan keyakinan bahwa Tuhan masih memberi kesempatan untuk sembuh dan melanjutkan hidup.

Sudah satu setengah tahun saya berjuang menjalani pengobatan. Semua tabungan dan barang berharga yang ada sudah habis untuk biaya operasi, kemoterapi, dan kebutuhan perawatan harian. Sekarang saya benar-benar kehabisan biaya, sementara pengobatan masih harus terus dilanjutkan karena tumor belum sepenuhnya hilang.
Saya berharap bantuan ini bisa menjadi jalan untuk melanjutkan terapi hingga benar-benar sembuh dan bisa kembali hidup sehat bersama keluarga.

Doa dan Harapan
Semoga saya bisa segera sembuh dan kembali sehat seperti sedia kala.
Saya berharap selalu ada tangan-tangan baik yang membantu dalam proses pengobatan ini, agar saya bisa terus berjuang tanpa menyerah.
Doa saya sederhana — agar suatu hari nanti bisa kembali beraktivitas, bekerja, dan hidup normal bersama keluarga tercinta.

Kotak Dana Selesai
Terima kasih atas dukungan Anda. Penggalangan telah ditutup.