Maulana yusuf!! 90% Badannya Tersiram Minyak Panas
Donasi terkumpul
Rp 3.007.000
Target penggalangan
Rp 105.000.000
6 Donasi
Penggalangan selesai
Informasi Penggalang Dana
Penggalang Dana
Tiwuk Wulandari
Kotak Dana ini telah ditinjau dan disetujui untuk dipublikasikan.
Rencana Penggunaan Dana
Selama 18 hari, pak maulana berjuang di ICU ditemani sang istri. istrinya yang bekerja di luar kota tak bisa berbuat banyak, pandemi membuat mobilitasnya terhambat. Ia hanya bisa memberi semangat dan doa melalui telepon genggam.
Seluruh harta benda yang mereka miliki, sudah ludes terjual. Namun masih belum bisa untuk membawa Bu Hayati ke meja operasi. Sementara tagihan RS terus menumpuk setiap harinya.
Dengan sangat terpaksa, pak maulana dibawa pulang untuk menjalani perawatan mandiri. Bukan karena tak sayang, namun karena sudah tak miliki biaya lagi.
Cerita
25 Agustus 2022
Penerima dana
Maulana yusuf
Sakit yang diderita
Luka Bakar Minyak
Dokumen Belum Terverifikasi
Lokasi
KOTA DEPOK
Penggalang Dana dan Pasien
Sudah 1 tahun lamanya, pak maulana bertahan hidup dari luka bakar yang menghanguskan 90% tubuhnya. Ia hanya bisa berbaring di rumah, menjalani pengobatan mandiri tanpa mendapatkan perawatan medis. Entah sampai kapan ia bisa bertahan seperti ini…
Riwayat Penyakit dan Pengobatan
Awal mula pak maulana sedang bantu masak di warung makan waktu akan mengoreng ayam minyak 3kg dan pegangan pengorengan nya ternyata otek pas minyak mau di angkat patah tumpah ke kedua kakinya bolong semua
dan hanya berobat jalan karena tidak cukup biaya.
Kondisi dan Rencana Penggunaan Dana
Dengan sangat terpaksa, pak maulana dibawa pulang untuk menjalani perawatan mandiri. Bukan karena tak sayang, namun karena sudah tak miliki biaya lagi.
Doa dan Harapan
Kini sudah 1 bulan lamanya pak maulana berjuang di rumah ditemani sang istri. Setiap hari, menggunakan kain kasa dan tisu, perlahan-lahan sang istri membersihkan luka yang ada di tubuh Ibunya yang masih mengeluarkan darah.
Di dalam hati istri pak maulana, ia tak tega melihat suaminya harus berjuang entah sampai kapan tanpa perawatan medis. Namun mau bagaimana lagi, ia sudah tidak memiliki biaya untuk membawa Ibunya ke RS atau puskesmas.
“Saya suka ngga kuat liat suami saya nahan sakit gitu, Kak. Pengen rasanya bawa suami ke rumah sakit, dapet perawatan yang layak, biar cepet sembuh. Tapi gimana, kita udah ngga punya apa-apa lagi. Ya Allah tolong suami saya Ya Allah…”, lirih Tiwuk Wulandari.
Kotak Dana Selesai
Terima kasih atas dukungan Anda. Penggalangan telah ditutup.